Pemkot Tarakan Salurkan Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyalurkan Sembilan ekor sapi kurban untuk masyarakat di sejumlah wilayah di Kota Tarakan menjelang Hari Raya Iduladha.
Kepala Bagian Kesra Kota Tarakan, Nani, mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut terdiri dari bantuan Presiden Republik Indonesia serta bantuan dari Pemerintah Kota Tarakan.
Baca Lainnya :
- Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan0
- Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan0
- Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan0
- Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha, Paket Sembako Dijual Rp80 Ribu0
- Polres Tarakan Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang d0
“Hari ini kami dari Bagian Kesra menyerahkan bantuan presiden dan bantuan dari wali kota. Total ada delapan ekor sapi yang disalurkan,” ujarnya.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di salah satu lokasi di Kota Tarakan. Namun, distribusi sapi kurban dilakukan di beberapa wilayah berbeda.
“Secara simbolis memang di satu lokasi saja, tetapi penyalurannya ada di beberapa tempat seperti Tarakan Tengah, Tarakan Timur, dan wilayah lainnya,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk proses distribusi, pihak penjual sapi diminta langsung mengantarkan hewan kurban ke lokasi penerima masing-masing.
“Dari tempat pembelian, kami minta langsung diserahkan ke panitia kurban di lokasi penerima,” jelasnya.
Nani juga menyebut sapi bantuan Presiden memiliki bobot sekitar 1,1 ton.
“Kalau sapi bantuan presiden beratnya sekitar 1,1 ton,” ungkapnya.
Menurutnya, setiap daerah umumnya menerima satu ekor sapi bantuan Presiden. Sementara jumlah bantuan sapi dari pemerintah daerah menyesuaikan kebijakan masing-masing kepala daerah.
“Kalau bantuan presiden memang satu ekor untuk setiap daerah. Sedangkan bantuan dari pemerintah daerah tergantung kebijakan wali kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, tahun ini Pemerintah Kota Tarakan menyalurkan delapan ekor sapi kurban. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu totalnya 16 ekor, sedangkan tahun ini ada delapan ekor,” pungkasnya.(*)








.jpg)